NADIKABAR.COM — Mural bertuliskan "Malang The Glory Land" di Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Malang mendadak hilang ditimpa dengan tulisan "Malang Menyala Bersama" dalam rangka menyambut rangkaian Festival Mbois 11.

Karya yang menjadi ikon visual sejak 2016 itu sempat menuai kritik deras di media sosial. Pasalnya penumpukan mural ikonik itu telah menjadi simbol komunitas suporter Malang, Aremania.

Salah satu warga Malang sekaligus Aremania Andi F Sinyo menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar urusan pergantian mural tulisan di dinding kota.

Menurut Sinyo, tindakan tersebut murni melanggar etika yang berlaku di dunia seni jalanan, terlebih karya lama telah memiliki nilai historis dan artistik yang kuat di mata publik.

"Aku awalnya kaget. Yang aku rasakan pertama kali ya kecewa," kata Sinyo saat memberikan tanggapannya, Kamis (20/8/2026).