Secara nasional, periode Kulminasi Utama II terjadi bertahap mulai dari Sabang, Aceh pada 7 September hingga Baa, Nusa Tenggara Timur pada 21 Oktober. Khusus untuk wilayah Pulau Jawa, fenomena gerak semu Matahari ini melintas pada pertengahan Oktober.

Berdasarkan rilisan BMKG, beberapa kota besar di Jawa mengalami Kulminasi Utama pada tanggal berikut:

Selain disebabkan oleh posisi semu Matahari, kondisi terik menyengat di pertengahan Oktober ini melainkan juga berkaitan dengan dinamika musim. Wilayah Pulau Jawa saat ini secara umum masih berada dalam periode musim kemarau dengan tutupan awan yang sangat minim.