BMKG mencatat bahwa secara nasional puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia sebenarnya telah terlewati pada Agustus lalu. Kendati demikian, minimnya tutupan awan serta durasi musim kemarau tahun ini yang diprakirakan berlangsung lebih panjang dari kondisi normalnya membuat radiasi sinar Matahari terasa sangat panas menyengat di permukaan Bumi sepanjang Oktober.
Terkait kapan musim kemarau berakhir, BMKG memprakirakan bahwa kedatangan awal musim hujan di mayoritas wilayah Indonesia akan mengalami keterlambatan atau mundur jika dibandingkan dengan rata-rata klimatologisnya. Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi baru akan memasuki awal musim hujan secara bertahap mulai bulan November hingga Desember mendatang.
Waktu masuknya musim hujan ini bervariasi di setiap daerah. Awal musim hujan diprediksi mulai masuk pada bulan November di sebagian kecil wilayah Jawa dan Sumatera, lalu meluas ke sebagian besar wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara pada bulan Desember. Kondisi ini salah satunya dipengaruhi oleh indikator iklim global di mana fenomena El Niño berada pada fase Sangat Kuat.