NADIKABAR.COM β Kembang kol bukanlah sayuran yang paling dicari di rak sayuran, tetapi sayuran ini sangat serbaguna untuk disajikan menjadi hidangan dengan teknik dipanggang hingga berwarna keemasan dan renyah atau diolah menjadi nasi.
Menurut publikasi Eating Well pada Senin (12/10) waktu setempat, kembang kol menawarkan banyak vitamin penting yang sama seperti brokoli, termasuk vitamin C, K, dan B6. Satu cangkir kembang kol mengandung beberapa gram serat dan protein.
Sayuran ini juga memiliki lebih sedikit karbohidrat dan protein daripada brokoli.
Namun, salah satu kualitas kembang kol yang paling diremehkan mungkin adalah daya tahannya. Tidak seperti sayuran yang lebih mudah rusak, seperti asparagus dan buncis, kembang kol dapat disimpan di lemari es untuk sementara waktu, asalkan Anda menyimpannya dengan benar.
Koki terlatih klasik serta pemilik Ask Chef Dennis, Dennis Littley, menyebut kelembaban menjadi penyebab utama kembang kol mudah rusak.
βHal itu dapat menyebabkan perubahan warna, bintik-bintik lunak, dan pembusukan lebih cepat.β Simpan kembang kol dalam keadaan dingin, kering, dan di lemari es, idealnya di laci penyimpanan sayuran," ujar Littley.
Sementara petani dan pemilik pertanian sayuran regeneratif di Ohio bernama The Chef's Garden, Lee Jones, menekankan bahwa kembang kol perlu bernapas.
Baik Littley maupun Jones sepakat jika kembang kol dibawa pulang dari toko bahan makanan dalam kemasan plastik yang rapat, kemasan tersebut harus dilepas.
Littley mengatakan bahwa setidaknya, longgarkan kemasannya agar kelembapan tidak terperangkap di dekat kembang kol.
Sedangkan Jones lebih suka melepaskan plastik sepenuhnya dan memindahkan kembang kol ke kantong sayuran jaring katun Simple Ecology.
βCarilah kembang kol yang padat, tanpa cacat, dan berat untuk ukurannya di toko bahan makanan. Kembang kol yang terlihat mulai terpisah biasanya kurang segar, begitu pula kembang kol dengan daun cokelat atau layu,β kata Jones.
Jones menyampaikan kembang kol berukuran sedang hingga besar dapat dibungkus dalam kantong yang berpori dan disimpan di lemari es hingga 1 minggu.
Dia juga menekankan bahwa kembang kol mungkin bukan sayuran paling menarik di laci lemari es, tetapi menangkap esensi musim gugur di atas piringan. Dengan alat penyimpanan yang tepat, kita dapat menjaganya tetap segar cukup lama untuk menikmatinya secara maksimal.
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti