NADIKABAR.COM — Laptop yang awalnya terasa cepat bisa perlahan menjadi lemot setelah digunakan selama beberapa waktu. Membuka aplikasi membutuhkan waktu lebih lama, browser mulai tersendat, atau sekadar berpindah dari satu jendela ke jendela lain terasa tidak lagi responsif.
Kondisi tersebut tidak selalu berarti laptop sudah rusak. Ada sejumlah kebiasaan penggunaan yang dapat membuat kinerja laptop menurun, mulai dari terlalu banyak aplikasi yang berjalan hingga ruang penyimpanan yang hampir penuh.
Microsoft menyebut ruang penyimpanan yang terbatas, terlalu banyak aplikasi startup, perangkat lunak yang usang, hingga perangkat keras yang sudah tidak memenuhi kebutuhan performa modern sebagai beberapa penyebab komputer Windows berjalan lambat.
Lantas, apa saja hal yang bisa membuat laptop cepat lemot?
1. Terlalu banyak aplikasi berjalan bersamaan
Membuka banyak aplikasi sekaligus memang praktis, tetapi setiap aplikasi membutuhkan sumber daya seperti RAM dan prosesor.
Misalnya, Anda membuka browser dengan puluhan tab, aplikasi pengolah dokumen, pemutar musik, aplikasi meeting, hingga software editing secara bersamaan. Jika spesifikasi laptop terbatas, kondisi tersebut dapat membuat sistem bekerja lebih berat.
Karena itu, tutup aplikasi yang memang sudah tidak digunakan. Hal yang sama berlaku untuk tab browser. Semakin banyak tab yang aktif, semakin besar pula sumber daya yang dapat digunakan.
2. Terlalu banyak aplikasi berjalan saat laptop dinyalakan
Pernah merasa laptop membutuhkan waktu lama sejak tombol power ditekan hingga benar-benar siap digunakan?
Salah satu penyebabnya bisa berasal dari terlalu banyak aplikasi yang otomatis berjalan saat startup.
Beberapa aplikasi memang sengaja mengaktifkan fitur tersebut agar dapat langsung digunakan setelah komputer menyala. Namun, jika terlalu banyak aplikasi melakukan hal yang sama, proses startup dapat menjadi lebih berat.
Microsoft menyarankan pengguna Windows memeriksa daftar aplikasi startup dan menonaktifkan aplikasi yang tidak diperlukan untuk berjalan otomatis.
Anda dapat mengeceknya melalui Settings > Apps > Startup atau menggunakan Task Manager.
3. Membiarkan penyimpanan hampir penuh
Kapasitas penyimpanan yang hampir habis juga dapat memengaruhi kinerja laptop.
File foto, video, dokumen, aplikasi, file unduhan, hingga data sementara yang menumpuk bisa membuat ruang kosong semakin sedikit.