Uang itu, kemudian dibelikan tiga bidang tanah oleh Sodiq. Namun ketiga bidang tanah tersebut dibeli atas nama Mulyono.
Taufik juga mengungkapkan, pada tahun yang sama juga, bawahan Sodiq bernama Eko Sumanto (ES) selaku Kepala Bagian Akademik Unsoed melakukan komunikasi dengan salah satu pihak pengepul. Pengepul ini mengakomodir sejumlah orang tua calon mahasiswa baru Unsoed.
"Dalam komunikasi tersebut diketahui, ES atas sepengetahuan ASO melakukan 'tawar menawar mahar' dengan pihak pengepul dalam proses penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri," ujar Taufik.
"Setelah sepakat mengenai 'mahar' tersebut, ES kemudian menerima uang dari salah satu pihak pengepul para calon mahasiswa baru dengan total mencapai Rp1,12 miliar (2025-2026)," imbuhnya.
Setelah uang diterima, Sodiq lantas memberikan akses user id-nya kepada Eko untuk proses otorisasi 'klik'. Proses ini dalam rangka memberikan approval pada calon mahasiswa baru yang telah memberikan uang.
1. Ahmad Sodiq selaku Rektor Unsoed2. Norman Arie Prayoga selaku Wakil Rektor III Unsoed3. Eko Sumanto selaku Kepala Bagian Akademik Unsoed4. Dian Mulia Wardhana selaku pihak swasta5. Adhi Wiharto selaku pihak swasta6. Mulyono selaku pihak swasta.