Dia menyebut mendengarkan musik dapat membantu seseorang merasa terwakili atau merasa bahwa ada sesuatu yang merepresentasikan perasaannya. Sementara bernyanyi, memainkan musik, atau menulis lagu bisa menjadi bentuk mengekspresikan emosi dan melepaskan stres.

Salah satu contohnya seperti musisi YE yang akan menggelar konser "YE Live in Jakarta" di Gelora Bung Karno, Jakarta pada 24 Oktober 2026. Melalui lagu seperti "Ghost Town", YE mengangkat tema pergulatan emosional, kerentanan, dan keinginan untuk menemukan kebebasan. Sementara dalam "Reborn" menceritakan pengalaman menghadapi masa sulit, menemukan kembali harapan, dan terus bergerak maju.

Lebih lanjut sebuah lagu, katanya, dapat membawa seseorang merasakan apa yang dialami oleh orang lain. Dengan demikian, musik dapat menciptakan koneksi emosional dan membuat seseorang merasa lebih dipahami.

Menurutnya secara psikologis, manusia punya kebutuhan untuk didengarkan dan dipahami.

Larasati menilai musik dapat menjadi salah satu bentuk coping untuk menghadapi tekanan atau situasi yang terasa berat. Secara sederhana, coping merupakan upaya yang dilakukan seseorang untuk merasa lebih nyaman atau tenang ketika sedang menghadapi stres, meski manfaat tersebut memiliki batas.