Sementara itu, penerbangan dari dan menuju Madinah tetap beroperasi normal sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Eric juga menyebutkan Garuda Indonesia akan terus memperkuat langkah mitigasi operasional melalui pemantauan situasi secara berkelanjutan serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait di Indonesia maupun Arab Saudi.
"Upaya tersebut turut mencakup kesiapan skenario operasional alternatif, termasuk penyiapan bandara pengalihan, guna mengantisipasi berbagai perkembangan situasi yang berpotensi memengaruhi kelancaran operasional penerbangan, dengan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama," papar Eric.