Pemulihan kawasan tidak hanya berhenti pada penyuluhan atau pembagian bantuan sesaat. Pemerintah perlu memetakan potensi ekonomi, keterampilan warga, kebutuhan pasar, dan kelompok yang membutuhkan pendampingan. Programnya dapat berupa pelatihan ketrampilan kerja yang relevan, pengembangan UMKM, penguatan koperasi, akses pembiayaan, pemasaran digital, serta kemitraan dengan kalangan dunia usaha.

Organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, perguruan tinggi, dan sektor swasta dapat dilibatkan sebagai mitra. Mereka dapat membantu menyediakan mentor usaha, pelatihan keterampilan, akses pasar, dan pendampingan sosial. Namun, semua program harus disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan dilaksanakan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial dan insidental.

Keberhasilan pemulihan kawasan harus diukur melalui hasil yang konkret, berapa jumlah warga yang memperoleh pekerjaan, bagaimana perubahan pendapatan keluarga, dan apakah tingkat kerentanan terhadap perekrutan oleh jaringan kriminal menurun. Tanpa indikator yang jelas, pemberdayaan ekonomi mudah berubah menjadi kegiatan seremonial tanpa dampak jangka panjang.

Alhasil, operasi di Kampung Ambon dan Kampung Boncos harus menjadi momentum untuk membangun strategi pemberantasan narkoba yang lebih menyeluruh. Negara harus tegas terhadap bandar dan pemilik modal, konsisten menelusuri keuntungan hasil kejahatan, namun juga harus memberikan pemulihan kepada mereka yang membutuhkan, serta membuka kesempatan akses ekonomi bagi masyarakat di kawasan rentan.

Perang melawan narkoba tidak boleh menjadi rangkaian gebrakan yang ramai sesaat lalu menghilang tanpa solusi. Jika pengedar ditangkap tetapi pemilik modal tetap menikmati keuntungan, maka perang belum usai. Jika peredaran berhenti sementara tetapi masyarakat tetap terjebak dalam kerentanan sosial dan ekonomi, maka pemulihan masih belum berhasil.

Kemenangan perang melawan narkoba bukan sekadar ketika aparat berhasil menangkap pengedar dan menguasai sentra peredaran narkoba. Namun, ketika sindikat narkoba kehilangan kemampuan beroperasi, keuntungannya berhasil dirampas, dan masyarakat mampu membangun tatanan kehidupan sosial yang aman, mandiri, dan bermartabat.

Miftahul Khoir. Pemerhati Kebijakan Anti Narkoba.