Pertama, kondisi ban. Kondisi ban bisa diketahui dengan melihat ketebalan ban yang dapat diketahui pada indikator keausan alur telapak ban. Periksa ban apakah ada yang terpotong, retak dan kerusakan lain. Ini bertujuan menghindari kerusakan atau bahkan kecelakaan dan cedera serius yang diakibatkan karena mengemudi dengan ban yang sudah aus, rusak atau tekanan anginnya tidak benar.

Kedua, harus rutin mengganti oli mesin, ini penting untuk mencegah kerusakan pada komponen yang ada di dalam mesin agar mobil tetap awet dan nyaman ketika digunakan. Pastikan anda menggunakan oli dengan kualitas yang direkomendasikan dan kekentalan yang sesuai.

Ketiga, melakukan pemeriksaan cairan atau minyak pelumas secara rutin, diantaranya adalah minyak power steering, minyak rem dan cairan transmisi. Periksa juga kondisi cairan radiator, lakukan penggantian cairan radiator sesuai dengan rekomendasi bengkel resmi atau pabrikan dan gunakan radiator coolant untuk mencegah korosi pada komponen radiator ketika dilakukan penggantian.

Keempat adalah komponen pada kaki-kaki mobil. Seperti tie rod end, long tie rod, shock absorber, hingga ke engine mounting. Tentu saja, pada bagian kaki-kaki ini lebih harus diperhatikan, mengingat selama perjalanan hingga 5 tahun, bagian ini kerap bersentuhan langsung dengan aspal dan menahan beban yang cukup berat.