NADIKABAR.COM — Tren makanan dan minuman menggunakan warna alami ungu sedang ramai di media sosial. Ube (Dioscorea alata) dan ubi ungu (Ipomoea batatas var Ayamurasaki) sama-sama punya warna ungu alami yang menarik. Keduanya juga kerap dianggap sebagai bahan pangan yang kaya antioksidan dan sumber karbohidrat yang sehat.

Sekilas, ube dan ubi ungu memang terlihat serupa. Padahal, keduanya berasal dari tanaman yang berbeda. Ube atau yang dikenal sebagai purple yam, sedangkan ubi ungu merupakan varietas ubi jalar atau Ipomoea batatas.

Perbedaan jenis tanaman tersebut membuat kandungan gizinya juga berbeda. Lantas, kalau dibandingkan dari sisi gizi, mana yang lebih unggul?

Berdasarkan Philippine Food Composition Table (PhilFCT), dalam setiap 100 gram ube mengandung sekitar 97 kkal energi, 1,7 gram protein, 0,2 gram lemak, 22,2 gram karbohidrat, dan 3,4 gram serat pangan. Ube juga mengandung 19 mg kalsium, 44 mg fosfor, 0,1 mg zat besi, 7 mg natrium, serta 6 mg vitamin C.

Sementara itu, dalam Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), ubi jalar ungu memiliki sekitar 108 kkal energi, 0,5 gram protein, 0,4 gram lemak, 25,6 gram karbohidrat, dan 4,2 gram serat per 100 gram. Kandungan vitamin C-nya sekitar 24 mg, 30 mg kalsium, 0,5 mg zat besi, 40 mg fosfor, dan 1 mg natrium.

Jika dibandingkan dari kandungan energi, ube sedikit lebih rendah. Dalam jumlah 100 gram, ube memberikan sekitar 97 kkal, sedangkan ubi ungu sekitar 108 kkal.