NADIKABAR.COM — Setiap perjalanan selalu punya dua arah. Ada yang berangkat untuk bekerja, kuliah, bertemu keluarga, menghadiri agenda, atau sekadar mencari suasana baru. Setelah urusan selesai, cerita bergerak ke arah sebaliknya yaitu pulang, kembali ke rutinitas, atau melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya.

Pola itu terlihat dalam perjalanan kereta api sepanjang Januari–September 2026. Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan sejumlah koridor antarkota memiliki arus pergi dan kembali yang sama-sama kuat.

Koridor Gambir–Yogyakarta menjadi salah satu yang paling menonjol. Perjalanan dari Gambir menuju Yogyakarta tercatat 536.573 pelanggan, sementara arah sebaliknya mencapai 500.528 pelanggan. Jika digabung, kedua arah tersebut mencatat lebih dari 1,03 juta perjalanan pelanggan dalam sembilan bulan pertama 2026.

Cerita serupa muncul di koridor lain. Gambir–Semarang Tawang dan arah sebaliknya secara kumulatif mencatat 775.855 perjalanan pelanggan. Pasarsenen–Lempuyangan dan arah sebaliknya mencapai 694.510 perjalanan, sedangkan Yogyakarta–Surabaya Gubeng dan arah sebaliknya mencapai 569.938 perjalanan.