Ada satu pasangan kota yang bahkan hampir benar-benar seimbang. Perjalanan Gambir–Bandung tercatat 277.526 pelanggan, sedangkan Bandung–Gambir sebanyak 277.448 pelanggan. Selisihnya hanya 78 pelanggan dari total 554.974 perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan angka tersebut memperlihatkan bahwa hubungan antarkota berjalan dua arah dan ditopang kebutuhan perjalanan yang beragam.

“Orang datang ke sebuah kota dengan banyak alasan. Ada yang bekerja, belajar, bertemu keluarga, menghadiri kegiatan, menikmati kuliner, atau berwisata. Yang menarik, arus perjalanan pada sejumlah koridor juga kuat ketika bergerak kembali ke arah sebaliknya. Artinya, hubungan antarwilayah berlangsung aktif sepanjang waktu,” ujar Anne.