β€œKalau pemerintah memberikan insentif, salah satu strategi untuk menekan inflasi bisa dijalankan,” ujarnya.

Pandangan senada disampaikan Wakil Ketua Umum Periklindo Bidang Pengembangan dan Penelitian, Prabowo Kartoleksono. Ia menilai kendaraan listrik dapat menjadi alternatif bagi perusahaan, khususnya di sektor logistik, untuk menekan biaya operasional.

Prabowo menjelaskan, kendaraan niaga membutuhkan tingkat keandalan tinggi agar dapat terus beroperasi. Menurut dia, kendaraan listrik berpotensi mengurangi waktu kendaraan tidak beroperasi atau downtime, termasuk waktu yang digunakan untuk perawatan di bengkel.

β€œEV itu bisa mengurangi waktu-waktu tidak produktif, downtime,” kata Prabowo.

Ia juga menyoroti besarnya komponen biaya transportasi dalam operasional perusahaan logistik. Dalam paparannya, Prabowo menyebut biaya transportasi dapat mencapai lebih dari 50 persen dari biaya perusahaan, di luar biaya gudang. Dari biaya transportasi tersebut, BBM disebut menyumbang rata-rata sekitar 47 persen.