"Karena dari biaya cost of goods sold mereka, ternyata lebih dari 50 persennya itu adalah untuk biaya transportasi. Dari sekian besar itu, 47 persen rata-rata itu hanya untuk BBM. Bayangkan kalau itu dikurangi dengan menggunakan EV," kata Prabowo.
Menurut dia, penggunaan kendaraan listrik berpotensi mengurangi pengeluaran energi sehingga perusahaan memiliki ruang untuk menjaga efisiensi usaha tanpa harus terus menaikkan tarif jasa pengiriman.
Prabowo menilai dukungan pemerintah diperlukan agar manfaat tersebut dapat dimanfaatkan oleh industri. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi kebijakan untuk memberikan kepastian kepada pelaku usaha dalam mengambil keputusan bisnis.
Sementara itu, Moeldoko menegaskan konsistensi kebijakan menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.