Apple telah merilis Siri AI, asisten baru yang menggunakan penyimpanan data lokal iPhone untuk mengakses data seperti kalender dan email, tetapi Siri tak dapat bekerja otonom untuk waktu lama seperti Dots atau Muse.
Dikutip NadiKabar dari CNBC, Rabu (4/11/2026) Ternus mengatakan Apple tidak dapat mengakses data pribadi di perangkatnya, dan menyebutnya pembeda utama.
"Jika Anda pikirkan, ada begitu banyak data pribadi Anda di dalam iPhone Anda, entah itu kontak, komunikasi, data kesehatan, data keuangan, semuanya. Siri dapat memanfaatkan data tersebut dan membantu Anda mengaksesnya dengan cara yang sangat aman dan privat, dan tidak dapat diakses oleh orang lain," tutur Ternus.
Agen AI komersial seperti dari OpenAI dan Meta meminta akses tingkat tinggi ke akun pengguna, seperti email, agar dapat berfungsi lebih maksimal.
Apple mengindikasikan regulasi seputar AI dan kecerdasan super terus berubah, tidak dapat diprediksi, dan berpotensi menelan biaya sangat besar untuk beradaptasi dengan UU baru yang mengatur AI.