NADIKABAR.COM — Raja Inggris Charles III, mendesak para pemimpin industri untuk mencari cara dalam mengendalikan AI sebelum terlambat. Ia menyebut laju perkembangan AI menarik sekaligus sangat mengkhawatirkan.
"Tampaknya ada urgensi untuk benar-benar mempertimbangkan bahaya eksistensial jika teknologi semacam ini jatuh ke tangan yang salah, dan digunakan dengan cara-cara yang berpotensi mendatangkan bencana," ungkapnya.
"Tentu saja, kita membutuhkan sistem kendali yang memadai sebelum semuanya benar-benar terlambat, bukan?" imbuhnya yang dikutip NadiKabar dari NadiKabar.
Pernyataan ini muncul di tengah peringatan keras dari para whistleblower dan sejumlah pemimpin industri mengenai potensi bahaya AI, serta adanya desakan untuk memperlambat laju perkembangannya.
Charles mengakui potensi besar AI, khususnya di bidang medis, sebelum mendesak untuk mendiskusikan cara-cara pemanfaatan teknologi ini untuk kebaikan.