NADIKABAR.COM — Akhir pekan menghadirkan beragam cerita perjalanan. Ada yang pulang untuk bertemu keluarga, berpindah kota menghadiri agenda, menikmati kuliner, hingga mengambil waktu singkat untuk berwisata. Pola mobilitas tersebut turut terlihat di perjalanan kereta api, ketika satu layanan dapat melayani banyak pasangan kota dalam satu lintasan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat dinamika tersebut pada sejumlah KA jarak jauh komersial sepanjang Januari–September 2026. Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, sejumlah perjalanan mencatat okupansi di atas 100 persen karena tempat duduk dapat digunakan secara bergantian oleh pelanggan pada segmen perjalanan yang berbeda. Berdasarkan data KAI, KA Joglosemarkerto mencatat okupansi tertinggi hingga 256 persen.

Sepuluh perjalanan KA jarak jauh komersial dengan okupansi tertinggi selama Januari–September 2026 adalah:

1. KA 187 Joglosemarkerto relasi Solo Balapan–Semarang Tawang–Tegal–Purwokerto–Solo Balapan–Semarang Tawang: 256 persen2. KA 193 Joglosemarkerto relasi Solo Balapan–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang–Solo Balapan: 242 persen3. KA 70 Malabar relasi Bandung–Malang: 178 persen4. KA 145 Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Surabaya Pasarturi–Semarang Tawang–Pasarsenen: 174 persen5. KA 153 Ranggajati relasi Jember–Surabaya Gubeng–Cirebon: 173 persen6. KA 157 Wijayakusuma relasi Ketapang–Surabaya Gubeng–Cilacap: 173 persen7. KA 146 Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Semarang Tawang–Surabaya Pasarturi–Ketapang: 170 persen8. KA 158 Wijayakusuma relasi Cilacap–Surabaya Gubeng–Ketapang: 168 persen9. KA 248 Logawa relasi Purwokerto–Surabaya Gubeng–Ketapang: 167 persen10. KA 91 Jayabaya relasi Malang–Surabaya Pasarturi–Pasarsenen: 167 persen