Dia menyebutkan telah tinggal di lokasi tersebut sejak empat tahun yang lalu. Kemudian bangunan rumah tersebut telah baru dilakukan perbaikan sejak empat bulan yang lalu.

"Rumah ini baru diperbaiki atau ngebangun dari empat bulan lalu. Eh sekarang kondisinya gini udah bergeser rumahnya ambruk. Kerugiannya kurang lebih Rp200 juta mah ada," kata Ruhiyat.

Ruhiyat menyebutkan saat ini kondisinya keluarganya mengalami luka ringan. Namun saat ini keluarganya mengalami trauma yang mendalam pascakejadian tersebut.

"Sekarang bukan syok lagi. Gemetar ini juga enggak bisa berdiri, bisa bicara ya sekarang, tadi mah enggak, sampai lemes," bebernya.

Dia menambahkan setelah adanya kejadian tersebut akan mengungsi sementara ke rumah adiknya yang tidak jauh dari lokasi. Namun dirinya berharap pemerintah bisa memberikan bantuan dan kepastian dirinya ke depan.

"Ya mengungsi ke mana enggak. Mau apa-apa lagi, semua udah tertimbun. Paling di sini bersama adik dulu sementara. Soalnya belum tahu ada kepastian gimana-gimana dari pihak pemerintah," pungkasnya.