"Tantangan energi regional yang kita hadapi hari ini terlalu kompleks untuk diatasi sendirian. Melalui tindakan kolektif dan kemitraan strategis di bawah kerangka ASCOPE, kita dapat memastikan ketahanan serta memperkuat konektivitas energi regional yang kokoh untuk melindungi pasokan domestik dari hantaman krisis global," ujar Oki dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).
Oki menambahkan, penguatan sinergi ini menjadi kunci utama agar kawasan Asia Tenggara semakin terhubung.
"Kita membutuhkan jalur kolaborasi yang lebih erat dan terpadu untuk merespons darurat energi global serta dinamika yang kita hadapi saat ini. Pertamina menyambut baik kehadiran seluruh delegasi ASEAN di Bali. Pengalaman dan pengembangan teknologi yang kita miliki dapat berkontribusi secara signifikan terhadap ambisi bersama yang praktis dan saling menguntungkan," sambungnya.
Managing Director Petroleum Authority of Brunei Darussalam, Shamir Salahudin menyampaikan pentingnya ketahanan energi bagi seluruh negara ASEAN, termasuk bagi Brunei yang merupakan negara pengekspor minyak. Kolaborasi di regonal ASEAN penting untuk memastikan setiap orang memiliki akses terhadap sumber energi yang handal.