Khofifah menyampaikan beberapa alasan Bank Jatim membuka kantor cabang di Balikpapan. Salah satunya, Balikpapan memiliki posisi strategis dalam mendukung konektivitas perdagangan dan kegiatan usaha di kawasan Kalimantan yang memiliki potensi ekonomi dan bisnis yang terus berkembang.

Selain itu, Balikpapan merupakan salah satu kota yang dekat dengan Ibu Kota Nusantara. Pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut diprediksi meningkat signifikan dalam 10-15 tahun mendatang.

Alasan lain yang mendasari pembukaan Kantor Cabang Bank Jatim di Balikpapan adalah masukan dan aspirasi dari paguyuban masyarakat Kalimantan Timur asal Jawa Timur.

"Ini juga merupakan tindak lanjut dari apa yang menjadi inspirasi, masukan, aspirasi paguyuban masyarakat Kalimantan Timur asal Jawa Timur yang disampaikan pada saat Misi Dagang dan Investasi Jatim dan Kaltim pada tahun 2024 yang lalu," jelasnya.

Melihat besarnya potensi Balikpapan dan Kalimantan Timur di sektor ekonomi hijau dan ekonomi biru, Khofifah secara khusus meminta agar Bank Jatim mengambil langkah-langkah komprehensif untuk mengoptimalkan peluang tersebut.

"Kalau ada potensi-potensi yang bisa kita maksimalkan dalam skala besar seperti yang tadi Bapak Gubernur Kaltim sampaikan rasanya memang butuh konsorsium," ungkapnya.

"Sebuah konsorsium yang memungkinkan untuk bisa di-handle oleh Bank Jatim dan bank-bank Himbara maupun bank swasta lainnya di Kalimantan Timur," sambung Khofifah.

Tak hanya itu, Khofifah juga meminta Bank Jatim memberikan layanan bagi UKM di Balikpapan dan Kalimantan Timur untuk membantu pelaku usaha lokal naik kelas.

"Bagaimana penguatan ekonomi dan fasilitasi yang dimungkinkan bisa kita lakukan melalui Bank Jatim untuk men-support UKM di Balikpapan, niatkan ini bagian dari upaya peningkatan UMKM Kaltim supaya naik kelas, naik kelas ini harus dorong bersama, ditingkatkan bersama disiapkan tangganya secara bersama-sama," tutupnya.