NADIKABAR.COM — Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat bersilaturahmi dengan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam rangka memelihata keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pertemuan berlangsung di Balai Adat Melayu Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin (19/10/2026). Kunjungan Kapolda dan rombongan pejabat utama (PJU) Polda Riau disambut hangat oleh Ketua Umum LAM Riau Datuk Seri HR Marjohan Yusuf dan Ketua Umum DPH LAM Riau Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil.

Prosesi penyambutan diawali dengan penghormatan adat berupa pemasangan tanjak kepada Kapolda Riau oleh Ketum MKA LAMR sebagai simbol kehormatan dan penerimaan sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Melayu Riau.

Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Arman menekankan pentingnya peran nilai-nilai adat dalam membendung dampak negatif era digitalisasi dan globalisasi, khususnya bagi generasi muda.

"Terdapat satu pepatah yang selalu menjadi patokan bagi saya: 'Menjaga adat, membangun adab.' Jika kita mampu membangun adab yang baik, maka moralitas bangsa akan terbangun dengan baik pula," ujar Irjen Arman.

Kapolda menilai Provinsi Riau merupakan salah satu daerah yang sangat menjunjung tinggi kelestarian adat istiadat. Menurutnya, norma adat dan norma hukum harus dapat berjalan selaras dan saling melengkapi demi menciptakan keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Masyarakat mungkin tidak semuanya paham hukum nasional, tetapi mereka pasti memahami hukum adat. Bagi saya, hukum adat adalah hukum dari orang tua yang memberikan petunjuk dan norma kehidupan. Sejalan dengan slogan 'Polisi Bersama Masyarakat', tidak boleh ada sekat antara kepolisian dan warga. Kita bersama-sama membangun daerah ini," tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda mengajak pengurus LAMR di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk bersinergi dengan jaringan kepolisian setempat. Sinergi ini dinilai krusial untuk membentengi masyarakat dari ancaman informasi bohong (hoax) serta krisis moralitas akibat tergerusnya adab di tengah kemajuan teknologi.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Riau juga memohon bimbingan dan tunjuk ajar dari para datuk, puan, serta tokoh masyarakat Melayu selama dirinya mengemban amanah memimpin Polda Riau.