NADIKABAR.COM β€” PT Bank Permata Tbk (Permata Bank) membukukan laba bersih sebesar Rp2,6 triliun dan total pendapatan sebesar Rp9,2 triliun selama sembilan bulan pertama 2026 atau hingga kuartal III 2026.

Direktur Utama Permata Bank Meliza M. Rusli mengatakan perseroan terus menjaga fundamental yang kuat melalui pengelolaan risiko yang disiplin dan pertumbuhan kredit yang sehat di tengah dinamika pasar dan ketidakpastian global.

β€œHal ini menjadi landasan bagi Permata Bank untuk menjaga ketahanan bisnis sekaligus menangkap peluang pertumbuhan secara berkelanjutan,” kata Meliza dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Per September 2026, total aset Permata Bank tumbuh 2,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp277,2 triliun.

Menurut perseroan, pertumbuhan ini sejalan dengan penerapan strategi bisnis yang berfokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Selanjutnya, penyaluran kredit tumbuh 10,1 persen (yoy) menjadi Rp172,9 triliun, terutama didorong oleh pertumbuhan kredit konvensional sebesar 13,9 persen (yoy) menjadi Rp153,4 triliun dengan kualitas aset yang tetap terjaga dengan baik.