Perseroan juga berkomitmen untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pembiayaan inklusif dan berdampak sosial melalui pembiayaan usaha kecil menengah (UKM) yang mencapai Rp6,9 triliun, meningkat 16,6 persen (yoy) dibandingkan tahun 2025.

Permata Bank terus memperkuat dana pihak ketiga (DPK) yang berkualitas, khususnya dana murah (CASA) melalui penguatan transaksi nasabah, optimalisasi layanan digital di seluruh kanal perbankan.

Hingga kuartal III 2026, catat perseroan, CASA masih menjadi kontributor utama dari DPK yakni sebesar 56,4 persen. Menurut perseroan, hal ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang kuat terhadap Permata Bank.

Kualitas aset tetap terjaga baik yang tercermin dari rasio NPL gross dan loan at risk (LAR) masing-masing berada pada level 2,1 persen dan 5,8 persen, lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu masing-masing tercatat sebesar 2,2 persen dan 7 persen.

Perseroan terus mempertahankan NPL coverage dan rasio LAR coverage di level yang prudent, masing-masing di level 373,4 persen dan 135,2 persen.

Rasio loan to deposit (LDR) tercatat pada level yang optimal di level 92,1 persen per akhir September 2026, meningkat dibandingkan pada akhir September 2025 yang berada di level 80,9 persen.