NADIKABAR.COM — Cacar air biasanya dianggap sebagai penyakit yang hanya terjadi sekali seumur hidup. Namun, virus penyebabnya ternyata tidak benar-benar hilang setelah seseorang sembuh. Virus tersebut dapat tetap berada di dalam tubuh dalam kondisi tidak aktif dan pada suatu waktu kembali aktif hingga menyebabkan herpes zoster.

Herpes zoster atau shingles merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus varicella zoster virus (VZV), yaitu virus yang sama dengan penyebab cacar air. Setelah infeksi cacar air sembuh, virus dapat menetap dalam keadaan laten di jaringan saraf. Ketika kembali aktif, virus tersebut dapat menimbulkan ruam dan nyeri pada area tubuh tertentu.

Mengapa herpes zoster bisa muncul setelah cacar air?

Ketika seseorang pertama kali terinfeksi VZV, penyakit yang muncul adalah cacar air. Setelah tubuh berhasil mengendalikan infeksi, virus tidak sepenuhnya dikeluarkan dari tubuh, melainkan menetap dalam keadaan tidak aktif pada jaringan saraf.

Dalam kondisi tertentu, virus dapat mengalami reaktivasi. Saat itulah herpes zoster muncul. Hingga kini, penyebab pasti virus kembali aktif belum sepenuhnya diketahui, tetapi penurunan kekebalan tubuh menjadi salah satu faktor penting yang berkaitan dengan terjadinya herpes zoster.

Risiko tersebut meningkat seiring bertambahnya usia. Orang dengan sistem kekebalan yang melemah akibat penyakit tertentu maupun penggunaan obat yang menekan sistem imun juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami herpes zoster.

Apakah herpes zoster bisa muncul lebih dari sekali?

Herpes zoster memang paling sering terjadi satu kali, tetapi penyakit ini tetap dapat kambuh. Artinya, seseorang yang pernah mengalami herpes zoster masih mungkin mengalaminya kembali pada kemudian hari.