NADIKABAR.COM — Upaya pemulihan lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis, Riau membuahkan hasil. Di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, lahan gambut seluas 2.400 hektare berhasil dipulihkan.

"Ini dulu adalah tempat di mana kebakaran berulang terjadi, terjadi degradasi gambut. Namun daerah yang terdegradasi ini berhasil direstorasi, ada pemulihan yang luar biasa terjadi, ada retifikasi tanaman-tanaman endemik," kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di lokasi, Rabu (30/9/2026).

Menhut Raja Antoni didampingi Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Peneliti Gambut dari Universitas Riau Haris Gunawan, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Bupati Bengkalis Kasmarni serta jajaran Forkopimda lainnya.

Raja Juli menyebut lokasi tersebut sebagai 'laboratorium hidup' yang dapat menjadi tempat pembelajaran bagi badan baru setelah terbentuk. Praktik yang telah dilakukan masyarakat nantinya diharapkan dapat dipelajari dan direplikasi di wilayah lain terutama di 6 provinsi prioritas karhutla.

"Untuk belajar dari apa yang sudah dipelajari dan kemudian direplikasi ke tempat-tempat lain di enam provinsi yang lain," kata Raja Antoni.