"Kami mengakhiri pertemuan itu dengan sang pelatih meminta saya untuk berpelukan. Dia berjanji kepada saya, dia akan mengatakan dalam konferensi pers apa yang baru saja dia sampaikan kepada saya, serta masalah tersebut telah terselesaikan. Saya tidak akan bermain di Denmark, tetapi saya akan bermain dalam pertandingan di DragΓ£o (melawan Norwegia terakhir). Semua ini terjadi di hadapan Simo Coutinho, seperti biasa. Ini adalah kali kedua dia mengingkari janjinya," katanya.
Dalam pernyataannya, Ronaldo juga mengakui kesalahannya karena sempat 'ngambek' dengan begitu saja pergi usai melawan Norwegia. Untuk itu, ia meminta maaf kepada masyarakat Portugal. Namun karena merasa dibohongi Jesus, ia merasa harus meninggalkan timnas.
"Saya sekali lagi meminta maaf kepada rakyat Portugal, namun pelanggaran janji saya itu sangat memengaruhi saya. Saya merasa jika saya tetap bertahan di tim mulai saat itu, hal itu hanya akan merugikan tim, jadi saya melakukan apa yang selalu saya katakan akan saya lakukan jika saya merasa tidak berguna: saya mengemasi barang-barang saya dan pergi," katanya.
Pernyataan ini menyiratkan drama Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus di Timnas Portugal bakal berlanjut panjang. Siapa yang akan kira-kira jadi 'pemenangnya?'