Direktur Kantor Regional UNESCO di Jakarta Maki Katsuno-Hayashikawa mengatakan adaptasi naskah kuno ke dalam buku anak dan komik dapat membuat warisan dokumenter lebih mudah diakses generasi muda.

"Perpusnas melanjutkan warisan tersebut dengan mentransformasikan catatan menjadi format yang lebih mudah diakses oleh generasi muda," katanya.

Sementara itu Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz mengatakan kolaborasi dengan ITB, khususnya Program Studi Desain Komunikasi Visual, merupakan upaya mendekatkan sejarah, budaya, dan kearifan lokal dalam naskah kuno kepada generasi masa kini.

"Tujuan penerbitan ini sangatlah jelas, bahwa kami ingin anak-anak di Tanah Air lebih mengenal jati diri dan sejarah bangsanya sendiri," ujarnya.