Ia mengatakan penguatan sumber daya manusia diperlukan untuk meningkatkan mutu layanan sekaligus mempertahankan kualitas akreditasi perpustakaan yang telah memperoleh predikat A.

Selain pemenuhan formasi tenaga pustakawan, kunjungan tersebut juga membuka peluang kerja sama antara Undana, Perpusnas RI, dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT dalam meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan.

Kerja sama itu diarahkan pada pelatihan dan pengembangan kapasitas pustakawan serta penguatan literasi digital bagi mahasiswa dan dosen agar perpustakaan semakin mampu menjawab kebutuhan akses informasi di lingkungan perguruan tinggi.