"Buat saya pribadi ya, buat semuanya ya. Persiapannya sudah pasti dari fisik, jaga makan, jaga kondisi, dan latihan kita juga di TC pagi-sore ya. Terus recovery juga penting, dan yang pasti kami juga harus siap diri buat main di Kuwait nanti," kata Fadona saat ditemui di sela-sela latihan.

Berkaca di Asian Games 2026, Fadona menilai peta persaingannya tak akan jauh berbeda dengan di Nagoya, Jepang. Mereka cuma kalah dari tuan rumah, Tsaki Tsukamoto/Kae Tokumoto dengan skor 0-2 (3-6, 4-6).

"Banyak ya (evaluasinya dari Asian Games) karena finalnya kita lawan tuan rumah. Dari segi supporter, dari segi fisik juga. Saya merasa fisik kita masih jauh dari lawan Jepang. Di Kuwait bakal ketemu mereka lagi. Jadi kita kurang lebih sudah tahu cara main lawan Jepang seperti apa," tuturnya.

Senada dengan Fadona, rekannya, Fitriani juga memberikan gambaran ketatnya Kualifikasi Piala Dunia.