Konferensi juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi dalam ekosistem layanan haji, mendukung kemitraan antar-pemangku kepentingan, dan meningkatkan mutu layanan yang diberikan kepada jemaah.
Sebagai sebuah forum global, kegiatan tersebut akan mempertemukan pejabat, pengambil kebijakan, dan para spesialis dari berbagai negara untuk berbagi keahlian, membahas praktik penyelenggaraan haji, serta menawarkan solusi terhadap kebutuhan layanan jemaah.
Program konferensi akan terbagi dalam tiga jalur utama. Jalur pertama berfokus pada infrastruktur dan layanan operasional, termasuk transportasi dan logistik, pengelolaan infrastruktur dan fasilitas, akomodasi dan perhotelan, serta penyediaan makanan.
Jalur kedua membahas aspek pendukung dan integrasi, meliputi keamanan dan keselamatan, layanan kesehatan, media dan komunikasi, serta teknologi dan inovasi.
Sementara itu, jalur ketiga akan berfokus pada pembangunan berkelanjutan, termasuk pengembangan sektor nirlaba, kewirausahaan, pelatihan dan pengembangan profesional, serta berbagai upaya untuk meningkatkan pengalaman jemaah selama melaksanakan ibadah haji.
Selain konferensi, akan digelar juga pameran khusus di area seluas lebih dari 67.000 meter persegi yang menampilkan organisasi serta penyedia layanan dan solusi dari lebih dari 150 negara.