Melalui Program Karya Darsa, Pertagas berhasil memberdayakan masyarakat Desa Karyajaya, Kecamatan Samboja, Kalimantan Timur, melalui pendekatan berbasis ekologi yang mengintegrasikan pengelolaan pertanian berkelanjutan, pemerataan distribusi air, serta penguatan ekonomi masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan sekaligus membangun kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, melalui Program Cakra Sembada, Pertamina Gas Operation East Java Area (OEJA) turut mendorong pengembangan greenhouse melon di Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Program ini menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui penerapan praktik pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan.
Melalui Program Pina Lestari, Pertagas juga secara konsisten mendorong pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi lokal. Program ini berhasil meningkatkan nilai tambah limbah daun nanas melalui inovasi pengembangan produk, sekaligus membekali masyarakat dengan keterampilan baru yang berpotensi membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan.
"Melalui Program Megamendung, Pertagas turut menjawab tantangan perubahan iklim yang berkaitan dengan isu energi, lingkungan, dan urbanisasi, yang juga berdampak pada keberlanjutan mata pencaharian masyarakat. Program ini diwujudkan melalui pengembangan biogas, pelestarian batik, pengelolaan limbah serta penguatan peternakan mandiri sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan," imbuh Sulthani.
Lima penghargaan Platinum yang diboyong Pertagas menunjukkan komitmen kuat Perusahaan dan pimpinannya dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Pertagas yakin keberhasilan program TJSL di masyarakat merupakan hasil kerja bersama serta kolaborasi dengan seluruh stakeholder terutama masyarakat di sekitar wilayah operasi. Membangun Indonesia yang lebih makmur memang sejatinya dimulai dari masyarakat desa atau masyarakat pinggiran sejalan dengan Asta Cita ke-6, yaitu "Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan."