"Pembatasan Pertalite, sekarang kan kita masih dalam kajian, lagi dikaji. Sekarang masih kalau sampai dengan keputusan kajian belum ada, masih seperti sekarang ini," ujar Bahlil dalam acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Bahlil menjelaskan pembatasan pembelian Pertalite bagi kelompok desil 9-10 dilakukan agar penyaluran subsidi lebih tepat sasaran.

Menurut Bahlil, masyarakat yang masuk kelompok desil 9-10 tergolong mampu sehingga tidak seharusnya mendapatkan BBM subsidi.

"Tapi gini loh, masih, kita kan kalau Desil 9, 10 itu kan seperti saya, seperti Pak Ketua Asosiasi. Masa kita mau pakai subsidi? Ya sudahlah, yang kaya-kaya,yang sudah mampu itu jangan ngambil hak rakyat lah, kira-kira begitu. Subsidi itu ya untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," ujar Bahlil.