"Alhamdulillah sangat membantu saya dan tim untuk melakukan persiapan Asia Road Racing Championship, karena di sini kami sekaligus bisa melakukan setup motor, mesin, suspensi, dan lainnya," ungkap Fahmi.

Pengalaman serupa juga disampaikan dari sisi teknis oleh Edwin, mekanik Tim Yamaha NitiRacing DRS35 Pikoli Dynavolt. Menurutnya, penggunaan Pertamax Turbo selama kompetisi sejauh ini berjalan baik dan tidak menimbulkan kendala berarti pada kendaraan.

"Pertamax Turbo kami gunakan untuk balapan dan sejauh ini aman, tidak ada kendala. Dari sisi oktan juga bisa dibilang konsisten. Untuk tarikan motor tidak ada masalah, tinggal bagaimana kami menyesuaikan setting dan tuning mesin agar performanya optimal," jelas Edwin.

Edwin menjelaskan bahwa penyesuaian pengaturan mesin menjadi bagian dari pekerjaan mekanik untuk memastikan motor dapat memberikan performa sesuai kebutuhan pembalap. Dengan bahan bakar yang digunakan dalam kompetisi, tim dapat melakukan penyesuaian teknis berdasarkan karakteristik masing-masing kendaraan.

Penggunaan Pertamax Turbo dalam kompetisi nasional ini sekaligus memperlihatkan peran produk energi dalam negeri dalam mendukung perkembangan industri otomotif dan motorsport Indonesia.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan bahwa kehadiran Pertamax Turbo dalam Pertamina MRS merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk mendukung ekosistem motorsport nasional, tidak hanya melalui penyelenggaraan kompetisi, tetapi juga dengan menghadirkan produk energi berkualitas.