Dari program tersebut, Pertamina mencatat nilai tambah ekonomi mencapai sekitar Rp 26 miliar per tahun. Selain itu, program Desa Energi Berdikari telah memberikan manfaat kepada sekitar 283 ribu orang, baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Nah Desa Energi Berdikari ini saat ini totalnya ada 310 dan tersebar di beberapa tempat, tapi dengan konsep yang beragam," ujar Arya.

Arya menjelaskan, program tersebut berangkat dari temuan para perwira Pertamina yang bertugas di berbagai daerah, termasuk wilayah pelosok. Dalam menjalankan tugasnya, mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat dan melihat berbagai keterbatasan yang dihadapi warga.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan gagasan untuk mengembangkan program yang dapat mendorong masyarakat tumbuh bersama Pertamina.