Rudi menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah pembangkit energi terbarukan yang dibangun atau besarnya pengurangan emisi, tetapi terutama dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
"Yang paling penting adalah bagaimana pengembangan DEB benar-benar berdampak signifikan kepada masyarakat. Petani bisa meningkatkan kapasitas produksinya, UMKM mendapatkan tambahan pendapatan, dan berbagai aktivitas ekonomi bisa berjalan dengan baik hingga masyarakat mampu mencukupi kebutuhannya," ujarnya.
Untuk memastikan keberlanjutan, Pertamina mendorong penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat melalui koperasi maupun badan usaha, sekaligus meningkatkan kompetensi local hero agar mampu mengelola fasilitas energi secara mandiri.
Melalui Desa Energi Berdikari, Pertamina terus mendorong energi terbarukan menjadi fondasi pembangunan desa yang tidak hanya mandiri secara energi, tetapi juga kuat secara ekonomi, tangguh menghadapi tantangan, dan berkelanjutan dalam menjaga lingkungan.