NADIKABAR.COM — PT Pertamina (Persero) menyatakan dampak Program Desa Energi Berdikari (DEB) secara kumulatif telah menghasilkan nilai tambah ekonomi sekitar Rp26 miliar per tahun serta memberikan manfaat kepada sekitar 283 ribu orang, baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Yang paling penting adalah bagaimana pengembangan DEB benar-benar berdampak signifikan kepada masyarakat," kata Vice President CSR and SME Management PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto dalam webinar "Detalk Desa Berdaya Energi Terjaga" yang dipantau dari Jakarta, Senin.

Rudi menjelaskan bahwa Program DEB yang diinisiasi Pertamina sejak 2018, dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan berbasis potensi sumber daya lokal, baik dari sisi energi maupun sumber daya ekonomi masyarakat.

Menurut dia, pengembangan DEB tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur energi terbarukan, tetapi diarahkan untuk membangun ekosistem pemberdayaan yang mampu meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan ketahanan masyarakat desa.

Ia menambahkan bahwa sampai saat ini nilai tambah ekonomi pada program tersebut mencapai kurang lebih Rp26 miliar dan telah dirasakan oleh warga sekitar.