Bisnis
HALAMAN 3 DARI 3
Pertamina Genjot Bioetanol & B50: Setop Tergantung Impor, Hemat Devisa Rp 170 T
PT Pertamina (Persero) terus memperkuat strategi transisi energi bersih guna menjaga ketahanan energi nasional. Langkah transisi ini menjadi penting seiring munculnya ketidakpastia
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 20:39 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Menurut Agung, langkah efisiensi dan kemandirian energi ini tidak hanya memperkuat cadangan devisa, tetapi juga memutus rantai ketergantungan terhadap pasokan energi impor secara berkelanjutan.
Tak berhenti di situ, melalui implementasi Biosolar B50 dan perluasan bioetanol berbasis tebu, Pertamina mencatat potensi penyerapan tenaga kerja hingga 2,1 juta orang di seluruh Indonesia.
"Jadi B50 tadi hitungan kita menambah lapangan kerja sekitar 2,1 juta. Kemudian tadi penghematan karena kita tidak lagi impor itu Rp 170 triliun, dan emisi karbonnya yang bisa ditekan itu sekitar 44 juta ton CO2 dengan program B50 ini," terang Agung.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.