NADIKABAR.COM — Pertamina International Shipping (PIS) berkolaborasi dengan doctorSHARE melayani pengobatan hingga operasi bedah gratis bagi masyarakat di Kepulauan Kei melalui Rumah Sakit Kapal (RSK) Nusa Waluya II yang bersandar di Pelabuhan Laut Elat, Maluku Tenggara, selama dua bulan.

Direktur RSK Nusa Waluya II Tasia Risma Lidya di Kei Besar, Maluku Tenggara, Selasa, menyampaikan lokasi ini dipilih untuk mendekatkan fasilitas kesehatan pada masyarakat yang selama ini terkendala biaya ketika hendak berobat.

"Di Kei Besar ini, dengan jumlah penduduk yang banyak dan geografis yang sangat luas, itu tidak ada sama sekali rumah sakit yang ada dokter spesialisnya. Di sini memang ada rumah sakit, namun memang sumber daya manusianya itu masih sangat kurang. Kemudian, kebanyakan masyarakat itu menyeberang ke Kei Kecil, nah, dalam penyeberangan ini, kadang-kadang mereka terkendala, termasuk karena biaya," katanya.

Selama pelayanan, lanjutnya, rata-rata pasien datang dengan keluhan infeksi paru hingga penyakit ginjal kronis. Sejumlah pasien yang ditangani bahkan datang dengan kondisi penyakit yang telah berkembang karena terlambat mendapatkan pengobatan.

"Jadi mereka terlambat diobati, akhirnya jumlahnya memang lebih besar. Kemudian ada juga penyakit yang membutuhkan tindakan bedah seperti hernia. Penyakit infeksi juga banyak, terutama infeksi paru," kata Tasia.

Selain itu selama pelayanan, Tasia juga menemukan kasus infeksi menular seksual serta gangguan kesehatan gigi dan mulut yang cukup banyak terjadi.

Selama hampir dua bulan pelayanan, kasus yang paling banyak membutuhkan perawatan inap merupakan pasien bedah, disusul sejumlah penyakit dalam seperti edema paru akut (Acute Lung Oedema/ALO) dan penyakit ginjal kronis (Chronic Kidney Disease/CKD).

Sementara itu perawat di RS Kapal Nusa Waluya II Josepha, menyampaikan kapal ini memiliki kapasitas 26 tempat tidur rawat inap, terdiri atas 15 tempat tidur untuk pasien dewasa laki-laki, delapan tempat tidur untuk pasien dewasa perempuan, serta sisanya untuk pelayanan kebidanan dan kandungan.

Dalam memberikan pelayanan, rumah sakit kapal ini memiliki fasilitas setara rumah sakit umum daerah Tipe C, meliputi poliklinik spesialis dan dokter umum, ruang rawat inap, unit gawat darurat, serta ruang operasi yang beroperasi selama 24 jam untuk kasus darurat.

Untuk tindakan bedah, RS Kapal ini memiliki dua ruang operasi mayor yang dilengkapi fasilitas anestesi. Operasi darurat dapat dilakukan selama 24 jam, sedangkan operasi terencana dijadwalkan pada Senin hingga Jumat.

"Pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut atau memiliki kondisi yang belum dapat ditangani di rumah sakit kapal akan dirujuk melalui kerja sama dengan rumah sakit di Kota Tual dan Langgur," ujar Josepha.