Jelita mengatakan bantuan tersebut menjawab kebutuhan dasar yang selama ini dihadapi sekolah.
"Sebelumnya kami tidak mempunyai listrik dan sudah hampir 15 tahun tidak mempunyai sumber air. Dengan adanya PLTS dan sumur bor dari Pertamina, sekarang kami sudah dapat menggunakan listrik dan memiliki sumber air untuk kebutuhan warga sekolah. Kamar mandi yang sebelumnya rusak dan tidak layak digunakan juga sudah dapat difungsikan kembali. Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina NRE," ujar Jelita.
Sementara itu ditempat terpisah, Manager Corporate Communication & Stakeholder Relation Pertamina NRE, Susanto August Satria mengatakan program SEB merupakan bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menghadirkan manfaat energi baru dan terbarukan sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Pertamina NRE berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat energi baru dan terbarukan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui Sekolah Energi Berdikari, kami tidak hanya menyediakan infrastruktur energi bersih, tetapi juga memastikan masyarakat penerima manfaat memiliki pemahaman untuk memanfaatkan dan menjaga aset tersebut secara berkelanjutan," ujar Satria.