"Minyaknya nanti akan diolah di kilang Pertamina Green Refinery di Cilacap, bisa menghasilkan saat ini 27.000 kiloliter Sustainable Aviation Fuel atau avtur ramah lingkungan," kata Agung dalam Pertamina Talks Episode 2 bertema 'Hobi Jaga Bumi, Eh Jadi Profesi' di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya bahan bakar hasil olahan minyak jelantah ini aman untuk digunakan. Bahkan ia sudah mencoba penerbangan maskapai Pelita Air rute Jakarta-Bali yang menggunakan SAF sebagai bahan bakar utama.

"Kalau ada yang tanya 'aduh, terbang pakai pesawat yang minyak jelantah aman nggak ya?' Jangan khawatir saya sudah pernah merasakan naik Pelita dari Jakarta ke Denpasar, terbang dua jam, ya tetap bisa tidur juga,"