NADIKABAR.COM — PT Pertamina Patra Niaga memastikan program penyaluran bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen di sejumlah SPBU dilakukan secara aman dan langsung dimasukkan ke tangki kendaraan warga untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan.

"Jadi untuk jerigen ke pelanggan langsung, upaya kami untuk jemput bola ke SPBU dengan titik antrean kepadatan tertinggi," kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi di Denpasar, Jumat.

Ahad menjelaskan penyaluran khusus dalam program Pertamina Delivery Service (PDS) tersebut dirancang secara ketat agar setiap tetes bahan bakar yang dibawa menggunakan wadah portabel benar-benar diterima langsung oleh pengendara di lokasi SPBU sasaran.

Jerigen yang berisi masing-masing 3 liter pertalite hanya dituangkan ke tangki, dan wadahnya diambil kembali.

"Langsung ke tangki kendaraan," ucapnya menegaskan.

Langkah jemput bola itu sendiri diperluas secara masif untuk memecah antrean BBM yang mengular di berbagai titik jalur distribusi wilayah Bali.