"Jadi per kemarin tanggal 15, kami kirimkan ke empat titik SPBU dan per hari ini tanggal 16 sudah ke 15 titik SPBU," ujar Ahad menjelaskan eskalasi penanganan di lapangan.
Pertamina berharap perluasan titik layanan ini mampu mempercepat proses pelayanan bagi masyarakat luas yang membutuhkan pasokan energi harian.
Adapun total volume pasokan BBM yang dialirkan melalui skema PDS khusus tersebut masing-masing mencapai 5 ribu-7 ribu liter di setiap titik operasional yang disasar.
Sejauh ini titik-titik pelayanan distribusi alternatif tersebut tersebar di sejumlah kawasan strategis termasuk SPBU Teras Ayung, Nangka Utara, Kesiman, Trenggana, Hayam Wuruk, Antasura, Renon, hingga Imam Bonjol.
Lokasi dan kapasitas pembelian BBM jerigen ini terus dievaluasi agar dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain penyaluran jerigen, Pertamina juga menempuh berbagai strategi untuk meredam krisis pasokan BBM dan menormalkan kembali situasi distribusi energi di Pulau Dewata.