NADIKABAR.COM — PT Pertamina Patra Niaga memfokuskan pemberdayaan masyarakat berbasis lokal kepada perempuan, karena merupakan bagian penting dari upaya perusahaan menciptakan masyarakat yang mandiri dan tangguh.

"Pertamina Patra Niaga meyakini bahwa perempuan memiliki peran penting sebagai penggerak keluarga dan masyarakat. Karena itu, pemberdayaan perempuan perlu diwujudkan dengan membuka ruang untuk belajar, mengembangkan keterampilan, mengambil keputusan, dan membangun kemandirian ekonomi," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, semangat pemberdayaan ini diwujudkan perusahaan melalui berbagai program corporate social responsibility (CSR) berbasis potensi lokal, yakni Perempuan Mandiri Anak Percaya Diri atau Puanmakari oleh Integrated Terminal (IT) Makassar, Sulsel; Posyandu Aster oleh IT Pontianak, Kalbar; dan Mina Tenun oleh Avtur Fuel Terminal (AFT) BIL, Lombok, NTB.

"Ketiganya mendorong perempuan untuk semakin mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungannya," sebut Kitty.

Di Makassar, Puanmakar dikembangkan sebagai pusat pemberdayaan dan perlindungan perempuan serta anak melalui kelas parenting, pendidikan anak, kelompok belajar perempuan, pelatihan kewirausahaan, hingga pendampingan hukum.