Penguatan pasokan dilakukan melalui diversifikasi pengadaan minyak mentah dan produk BBM serta kerja sama strategis dengan mitra internasional untuk menjaga kesinambungan pasokan dan meningkatkan fleksibilitas dalam menghadapi dinamika pasar energi global.
Upaya tersebut didukung optimalisasi infrastruktur distribusi yang mencakup 125 Fuel Terminal (FT) dan Integrated Terminal (IT), 72 Aviation Fuel Terminal (AFT), 40 Terminal LPG (TLPG), 8 Floating Storage Fuel, serta 3 Floating Storage LPG.
Infrastruktur tersebut mendukung penyaluran energi ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah dengan tantangan geografis dan akses transportasi yang kompleks.
Selain memperkuat pasokan dan infrastruktur, Pertamina juga terus meningkatkan kesiapan operasional, memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan, serta mengoptimalkan pelayanan di lapangan untuk memastikan distribusi energi berjalan andal dan sesuai kebutuhan masyarakat.