Salah satu fokus utama Pertamina saat ini adalah mengoptimalkan potensi Blok Rokan. Wilayah kerja yang memiliki sejarah panjang produksi migas tersebut secara historis telah menghasilkan sekitar 11 miliar barel minyak.
Menurut Oki, Pertamina masih melihat potensi besar yang dapat dikembangkan dari Blok Rokan. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan produktivitas, termasuk mengoptimalkan pengelolaan lapangan minyak berat, memenuhi kebutuhan listrik, menerapkan teknologi pengeboran pada lapisan berkualitas rendah, serta mengembangkan bahan kimia khusus untuk meningkatkan perolehan minyak.
"Kami menargetkan Produksi Blok Rokan meningkat signifikan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan potensi migas serta mempercepat investasi dan kegiatan operasional, untuk menjaga ketersediaan energi," pungkasnya.