John berharap ketersediaan listrik secara kontinu dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat Pulau Sembur.
PLTS Pulau Sembur dikembangkan karena wilayah tersebut sebelumnya masih mengandalkan genset sebagai sumber listrik yang cukup membebani perekonomian masyarakat. Proyek ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 200 kepala keluarga sekaligus mendukung kegiatan ekonomi melalui koperasi.
Dukungan tersebut juga mencakup pembangunan fasilitas penunjang kegiatan ekonomi masyarakat, di antaranya pabrik es berkapasitas 4 ton per hari dan gudang pendingin (cold storage). Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus mengembangkan usaha perikanan.
Pemanfaatan PLTS juga mulai dirasakan dalam aktivitas masyarakat. Pada perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, masyarakat Pulau Sembur untuk pertama kalinya menggelar upacara bendera dengan memanfaatkan listrik yang bersumber dari PLTS tersebut.