Meski begitu, Kitty menegaskan pihaknya tetap melakukan pemantauan kondisi jalur distribusi BBM dari Reo menuju Labuan Bajo. Bersama dengan itu Pertamina juga sudah menyiapkan skema alternatif untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan akibat gempa susulan.
"Namun, kami juga menyiapkan rute alternatif melalui Integrated Terminal (IT) Tanjung Wangi apabila jalur Reo menuju Labuan Bajo kembali mengalami gangguan akibat gempa susulan," ujarnya
Belum cukup, Pertamina juga terus melakukan koordinasi terkait kebutuhan, kondisi stok, serta jadwal pengiriman BBM untuk pembangkit. Koordinasi dilakukan secara berkala untuk memastikan kebutuhan energi pembangkit tetap terjaga sekaligus memungkinkan penyesuaian pola suplai apabila kondisi di lapangan berubah.