"Karena memang untuk produksi etanolnya masih disuplai melalui Enero (PT Energi Agro Nusantara) perusahaan di Mojokerto yang memproduksi etanol," tambah Eko.

Eko menyebutkan Pertamina sedang membenahi penanganan di terminal BBM untuk menampung semua jenis BBM berbasis etanol, termasuk menyiapkan tangki serta menyesuaikan sarana blending atau pencampuran yang dibutuhkan.

Selain itu, Pertamina bersama Kementerian ESDM sedang memproses permintaan dukungan pembebasan cukai. Selama ini, cukai etanol hanya dikenakan untuk keperluan makanan dan minuman.