NADIKABAR.COM — Pertamina UMK Academy 2026 meloloskan 857 usaha mikro dan kecil (UMK) binaan Pertamina ke tahap nasional setelah para peserta tersebut menyelesaikan pembinaan regional dan menyisihkan lebih dari 1.500 peserta dari seluruh Indonesia.

Mereka terpilih setelah melewati rangkaian pembinaan tahap regional sejak September 2026, dan menyisihkan lebih dari 1.500 peserta di seluruh Indonesia," kata Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Dia menyampaikan kelulusan UMK di tahap nasional dinilai berdasarkan keaktifan mengikuti pelatihan, webinar, pendampingan, pameran, coaching, hingga perkembangan usaha selama program berlangsung.

Menurutnya perjalanan untuk mengembangkan usaha tak cukup hanya bermodal produk yang bagus, namun perlu memperkuat manajemen, memanfaatkan teknologi digital, hingga memperluas pasar.

"Inilah bekal yang terus diasah oleh 857 usaha mikro dan kecil binaan Pertamina yang berhasil lolos ke tahap nasional Pertamina UMK Academy 2026," ujarnya.

Ia menyebutkan dari 857 UMK yang lolos, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi wilayah dengan peserta terbanyak, yakni 135 UMK dari 211 peserta. Disusul Jawa Timur dengan 129 UMK dari 215 peserta. Sementara itu, Bali dan Nusa Tenggara mencatat persentase kelulusan yang cukup tinggi, mencapai 60,9 persen.